Tampilkan postingan dengan label Love of life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Love of life. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Januari 2014

Jangan Dipisahkan

Aku mencintai kota tempat dimana aku dilahirkan, Jakarta.
Aku lebih mencintai tempat aku besar, Makassar, Semarang lalu Malang.
Tetapi dari semua itu, aku paling nyaman berada di Malang.

Bukan berarti aku tak betah berada disini
Hanya saja aku lebih nyaman disana.

Disana aku bisa merasa senang walau ada dirumah
Disana juga aku bisa merasa bebas jika aku diluar rumah.
Teman-temanku disana selalu membuat aku tertawa lebar dengan hal-hal bodoh yang mereka lakukan.
Disana, aku juga merasakan bagaimana memulai sesuatu dari titik terendah dalam hidup lalu bangkit kembali
Dan, yang paling membahagiakan adalah aku bisa tertidur pulas di kamarku yang berantakkan.

Aku telah mencintai tempat dimana aku dibesarkan
Janganlah aku dipisahkan terlalu lama.

Minggu, 12 Januari 2014

19th, Sena Ilham Prakoso

Tepat hari ini kamu berulang tahun ke-19 tahun, Sena Ilham Prakoso.
Selamat atas umur barumu, semoga semakin baik dalam melangkah, berfikir sebelum bertindak, lebih dewasa, semakin baik dalam agama, jadi anak yang nurut bagi orang tua-mu, lancar untuk kuliah dan semakin sayang sama aku.
Aku membuatkan sedikit video sederhana dan maaf bila tidak sebagus yang mungkin kamu harapkan:


 Enjoy Your Life!

Senin, 23 Desember 2013

Dingin, Tetapi Hangat

Malam ini indah bersama tempat dan isi didalamnya
Menikmati setiap detiknya
Berharga... Ya memang setiap detik itu berharga

Tawa dan lemparan senyum yang menghiasi wajah saat itu
Cerita yang semakin lama semakin empuk
Kopi dan teh-pun beranjak dingin
Berhadap-hadapan, tapi bukan menyerang


Beranjak menyusuri kota Malang
Tenang dan segar
Tawa dan lemparan senyum itu terus-menerus menemani
Malam ini dingin, tapi hangat.

Rabu, 30 Oktober 2013

Monster Inc dan Gencos


Monster Inc, begitu nama kelasku yang sering disebutkan. Aku orang baru bagi mereka, aku orang pendatang yang hanya merasakan keceriaan dan kehangatan didalam kelas itu. Tak lama, tidak tepat setengah tahun lamanya, lalu kami berpisah.
Tidak memerlukan waku lama untuk diterima didalam mereka, aku membaur bersama mereka dalam beberapa kegiatan besar.
Mungkin tidak semua orang yang didalamnya dekat dengan aku, hanya sebagian kecil.
Gencos, bukan nama gang, hanya kami lebih sering disebut dengan kata 'Gang Gencos' karena kami terlalu sering mengatakan 'Gencos' yang artinya pun masih simpang siur. Kami terdiri dari Della, Ilma, Lia, Novi, Inneke, Ari dan tentunya saya dan saat itu plus para pejantan-pejantan dari Monster Inc: Dinung, Gaspong dan Lajis. 
Beberapa dari kami ada yang terpencar dan ada juga yang bersama.
Mereka adalah bagian dari hidup selama aku SMA dan semoga sampai nanti pada akhirnya.
Amen.

Senin, 28 Oktober 2013

"Hallo"

Ada sapa, ada canda
Tapi mulai surut seiring jalannya waktu
Ada tanya, tak ada jawabnya
Yang mulai menghampiri
Yang seakan mengatakan "Hallo"
Lalu pergi menjauh
Lalu datang kembali
Lalu hilang kembali


Selasa, 15 Oktober 2013

Pengagum yang Tersesat

Aku adalah wanita yang mengagumimu dibalik handphoneku
Yang hanya bercengkrama melalui pesan singkat yang tak sesingkat mengungkapkannya
Hanya ada tawa dan pertanyaan didalamnya, beberapa sedikit kesal dan rindu

Aku adalah wanita yang tidak tegas pada kenyataan dan nasibku
Yang kugantungkan tinggi di atas langit-langit kamarku, begitu banyak pilihan yang harus kupilah, dan hanya satu yang akan kupilih

Aku bukan wanita yang ingin menyakiti
Tapi hanya saja aku terlalu menikmati semuanya dan mulai terjebak dalam skenario
Dan aku mulai tersadar
Aku hanyalah wanita yang ingin keluar dari zona nyamanku.

Senin, 30 September 2013

HOME

Lantunan lagu Home dari Michael Buble sangat menyatu dengan nafasku
Teringat setiap sudut yang dahulu terlupakan
Yang kini sangat dirindukan
Satu demi satu kenangan mulai kembali
Tersenyum lalu hening
Waktu yang sangat berharga sangat terbuang dengan percuma
Tempat lebih enak tidak menjamin hidupmu akan nyaman.
Let me go home.

Selasa, 11 Juni 2013

Terlalu Jauh Impianmu!

Aku bukan hanya tempatmu bersandar saat kamu lelah dengan apa yang kamu hadapi, tapi aku juga tempatmu tersenyum akan apa yang kamu rasa dengan indahnya dunia. Tapi, pada kenyataannya aku hanya menjadi tempat melemparkan wajahmu saat kamu terlalu penat. Sadarkah kamu, setiap aku berargumen, kamu tidak pernah memberikan kesempatan buat aku? Setiap aku berbicara tidak kau berikan tempat? Saat aku menangis dan kamu tidak memberikan bahumu untukku? Saat aku ingin bercerita tentang apa yang aku rasa dan kamu tidak membiarkan dan tidak mendengarkan aku meluapkan keluhku. Yasudahlah, cobaan ini aku nikmati, entah sampai kapan, aku tetap berharap pada waktu supaya aku bisa berubah menjadi apa yang kau inginkan selama ini, engkau bisa berbaik hati untukku, aku bisa sesayang dulu dan kamupun begitu, harus aku Amini.
Terlalu terlambat memang aku menyadari semuanya yang pernah aku lakukkan, aku berharap juga kamu tidak terlambat untuk menyadari sikapmu selama ini. Bukannya aku tidak menghargai apa yang telah kamu korbankan selama ini, tapi aku hanya inginkan kamu berada disampingku, bukan berada didepanku yang sangat jauh aku gapai. Atau aku yang terlalu jauh dibelakangmu hingga aku hanya berharap kamu kembali dan membawaku berjalan bersamamu? Hahaha, terlalu jauh impianmu!

Sabtu, 08 Juni 2013

Serpihan Duit

Gatau deh ya kepikiran buat ngefoto (ala-kadarnya) para serpihan uang ini. Hehehe lebay sih ya. Yaudah ngehehehe...


Jumat, 07 Juni 2013

Semakin Lemah Aku Dibuatnya

Inilah aku, yang lemah dalam mengutarakan apa maksud hatiku.
Terlalu lemah dalam berkata-kata.
Terlalu bodoh untuk bertindak.
Terlalu sinis dengan apa yang aku lihat selama ini.
Terlalu sensitive dengan apa yang aku rasa.
Tetapi, mau gimana lagi? Perasaan seseorang tidak bisa diatur: senang, sedih, sayang,benci, cinta, entahlah.
Teringat kejadian kemarin, harum jaket basahmu masih menghiasi rumahku. Mencium aromanya dalam-dalam membuatku semakin lemah dalam perasaan rindu dan rasa yang tidak bisa aku ungkapkan.
Mata yang memerah terkejut karna kejadian semalam yang tidak bisa aku lupakkan. Memang, itu salahku, aku terkejut dengan aksimu yang seperti itu.
Seketika aku merasa aku tidak memiliki siapa-siapa untuk bercerita, tidak ada yang bisa aku peluk erat saat aku lelah menjalani  semua ini, tidak ada bahu yang memberikkan pundaknya untukku beristirahat dan menghela nafas. Aku berusaha mengerti aksimu itu, setiap aku berusaha untuk mengerti--aku tidak kuat mengingatnya, sakit aku rasa.
Aku berusaha melupakkan seseorang yang baru-baru saja masuk dengan lincahnya kedalam hidupku, semakin membuat darah tinggiku meninggi karnanya. Setiap kali aku ingin memperbaikki status yang ada, tetapi aku tidak bisa, sudah lebih dari 3x orang-orang disekitarnya membuat aku 'marah' tapi marah ini tidak dapat terungkapkan, karna aku tau...
Semua masalah menjadi satu dalam waktu, semakin lemah aku dibuatnya....

Senin, 01 April 2013

Kamu Beruntung

Kamu harus bersyukur
Karna masih ada orang yang mengkhawatirkanmu
Atau ingin mengetahui keadaanmu
Atau ingin mengerti kamu
Atau apapun yang berhubungan tentang kamu
Kamu juga haruslah bersyukur
Karna masih ada orang yang lebih mementingkanmu
Karna masih ada orang berjuang demi kamu
Tanpa ia mementingkan masalah batin dan fisiknya
Kamu beruntung.

Jumat, 22 Februari 2013

Untitled IV

Desir nafas ini telah bergelora
Hingga merasuk ke relung hatiku
Tak dapat kutahan
Kubiarkan mereka berkelana mencari singgasana ternyaman
Nafasku saling memburu
Hingga tak terkejar olehku
Tapi senyum itu seakan memberikan isyarat
Dan memberikan udara segar

Sabtu, 16 Februari 2013

Kadang aku merindukan sesuatu yang seharusnya tidak aku rindukan,
Kadang juga aku menginginkan sesuatu yang tidak seharusnya aku inginkan,
Dan kadang aku mengharapkan pada sesuatu yang seharusnya tidak aku harapkan.
Itu salah satu faktor mengapa aku tidak ingin mengharapkan apapun.
Terdengar ironis, bukan?
Memang, aku ingin melatih diri untuk tidak terus berada dilembah harapan yang tiada ujungnya.
Aku ingin mempunyai jalan kehidupan yang semestinya. No drama.
Dan aku mencintai dengan duniaku yang 'sendiri' disini.
Aku mencintai dengan apa yang aku rasakan tanpa ada seorangpun yang mengetahuinya.
Aku mencintai kesendirianku, aku mencintai diriku yang seperti ini.
Memang cukup aneh pilihanku, tapi ini lebih baik dari sebelumnya yang penuh akan kepura-puraan.
Tapi, aku masih merasakan kepura-puraanku.
Sebegitu munafikkah aku?
Jawabanya iya.

Rabu, 13 Februari 2013

Untitled II.


Bagi remaja macam aku yang tinggal jauh dari orang tua itu susah-susah-gampang. Susah karena setiap butuh orang yang care dan perhatiin itu gaada, gampang itu belajar mandiri menata hidup sendiri, jadi lebih  menjadi diri sendiri.
Temen-temen yang deket itu sangat membantu meringankan hari-hari beratku, mereka bisa buat aku ketawa, pas aku sedih ada, saat biasa aja juga ada.
Keberadaan orang terspecialkan dihidupku pun sangat amatlah penting. Mengapa? Saya lebih leluasa kepada dia, saya mengeluarkan yang ingin saya sampaikan, saya ‘bebas’. Dan, saya tipe orang yang menduluankan orang special daripada teman. Karna kalau saya susah ada ikatan, saya akan meluapkan sayang saya kepadanya, saya menganggap dia satu-satunya. Memang terdengar egois, tapi inilah saya.
Pacar menurutku (sejauh ini) bisa dibilang segalanya buat aku. Gaktau kenapa kalau aku punya pacar, hidupku lengkap. Ada yang perhatiin, ada yang marahin, ada yang bisa aku ajakin curhat kalau memang bisa curhat, ada saat aku butuh. Kalau aku punya masalah aku lebih percaya ngomong sama pacar dan dunia maya.
Kenapa aku lebih percaya sama dunia maya? Karna dunia maya itu semu, dia juga gak bakal pergi,aku curhatpun dia tetep ada. Kalau curhat sama orang, belum tentu mau didengerin dan kasih solusi. Orang yang paling kita percayai aja bisa pergi apa lagi orang yang belum kita percayai, right?
Kadang, ngerasa sepi kayak gapunya siapa-siapa, ngerasa kosong kayak gaada yang perhatiin, ngerasa terlantarkan kayak gaada yang peduliin. Ya, cuma perasaan aja sih, tapi bener kok. Kadang-kadang..

Untitled.

Saya tidak tau apa yang terjadi pada diri saya sendiri, semuanya berjalan dan terjadi begitu saja. Saya memang sudah tidak suka dengan satu orang, dan saya mencoba membuat suasana berjalanan biasa saja, tapi malahan tidak berjalanan dengan semestinya saya. Saya selalu marah dan semunya bila melihat ataupun berada dekat saya. Marah, iya marah dan sikapnya dia yang menurut saya berbeda dengan semestinya.
Saya juga berusaha menahan hati saya, tapilah apa daya ini tidak dapat mengontrolnya. Saya juga salah dengan cara saya seperti ini. Apa yang harus saya lakukan, disini tak hanya 2 sisi yang berbeda tapi 3, 4, 5 atau berpalah banyak sisi itu. Ya, sedikit merasa terkucilkan.

Selasa, 12 Februari 2013

I love them.

Hallo, selamat siang semua
Hari ini cukup berat, terutama hari ini merasakan benar-benar yang namanya 'Ujian Praktik' dan cukup membuat badmood, right?
Okay, but that's not what I will discuss to you
Jadi, hari ini saya sedang dibuat bingung oleh orang-orang baik dihidup saya
Dan karna kejadian ini saya dapat beberapa pelajar, guys!
Salah satu yang saya sadari adalah suatu kesalahan itu bukan hanya satu sisi doang yang dirugikan atau yang mengrugikan, tapi dua sisi yang saling salah.  Dan coba pikir dan jangan pake emosi. That's true, setelah observation beberapa kasus... cieleeeehh
Kedua, setiap orang itu punya pemikiran yang berbeda-beda, jangan cuma mikirin disisi kalian doang, coba deh pikirin sisi lawan. Pasti sisi lawan punya maksud dan tujuan kenapa membuat kesalahan itu, right? Dan tetep jangan mikir pake emosi juga. Oh iya, pikirin mateng-mateng maksud dan tujuan setelah tau semuanya. Dan kalo pas itu kamu malahan ikutan emosi dan buat sesuatu yang buat gempar, artinya caramu salah.
Ketiga, coba bersikap dewasa pada setiap masalah. Arti Dewasa itu luas, tergantung kamu menaruh kata 'Dewasa' itu dimana dan dipergunakan dimana.
I love them.

Senin, 11 Februari 2013

You Made My Day

Terpejam dalam indahnya dunia ini bersamamu

Merasakan indahnya kisah ini

Menghirup aroma tubuhmu

Merasakan sentuhan lembut tanganmu

Terpejam sedetik dengan berjuta rasa


Saling bertatap satu sama lain

Seakan tidak ingin kehilangan

Terasa rasa cinta teramat dalam


Dengan alunan musik terdengar dari telepon genggamku

Alunan lagu lembut dan senada akan suasana ini

Seakan tidak ingin terpisahkan sedikitpun

Seakan tidak rela mengakhiri moment ini

Hal kecil, hal sesederhana ini

Tapi menyentuh hingga kerelung hatiku

You made my day, darl.

Sabtu, 09 Februari 2013

Disebelahku

Aku sadar aku telah membuatmu kesal padaku hari ini. Hanya dapat berucap kata maaf di bibirku. Aku tak tahu akan berbuat apa untukmu tersenyum kembali padaku. Bingung. Bukannya aku bingung untuk merubah sikapku, bukan. Tapi setiap kau seperti ini aku berfikir berkali-kali untuk berucap dan bertindak, takut kau akan bertambah amarahmu.
Aku sedang beradaptasi dengan sikap barumu. Memang cukup jauh berbeda dengan kau yang dahulu kukenal. Tapi mungkin ini titik kenyamananmu. Apa boleh buat, ini sudah jalannya.
Aku mencintaimu tanpa syarat, aku mencintaimu dengan apa adanya. Itu perjanjian hatiku sejak dulu, sejak kita diawal perjalan dan aku harus mempertanggung jawabkannya.
Aku tidak pernah berani untuk berkomentar banyak tentang kamu, aku hanya ingin melihat kita seperti ini maju kedepan dengan sendirinya, dengan cinta dan waktu yang terpacu untuk bergerak maju jauh dari titik ini. Titik dimana perjalanan jauh kita pernah berhenti beristirahat dan berjalan kembali.
Aku mencintaimu tanpa syarat.
Aku membutuhkanmu disini, disebelahku..

Jumat, 08 Februari 2013

Kado ke-empat-belas

Ku awali pagi indah ini dengan mimpi yang menggagu tidur lelapku di dini hari. Pikiran yang telah tadi malam ku ngiang-ngiangkan bergentayangan di benakku. Pikiran bagaimana aku merayakan hari jadi kita yang ke-14. Entah sudah berapa kali aku terbangun. Pada akhirnya aku bangun lalu memberikanmu kata selamat pagi dan ucapan-ucapan rasa syukur setelah lama kita menjalani semuanya. Tidak lama aku terlelap karna masih lelah. Aku akhirnya terbangun karna mendengar bunyi telepon genggamku yang ternyata dari kamu... kamu telah bangun. Setelah ku baca pesan singkatmu aku semakin bersemangat untuk memberikanmu makanan dengan tanganku sendiri, senang rasanya. Dari aku memotong-motong sayuran yang beraneka ragam itu, bumbu-bumbu yang ku sediakan dan wajan yang panas siap mempersatukan semua anggota dari mereka. Setengah jam ku telah bergulat didapur dan para pengikutnya dan kini mereka siap untuk disantap. Tapi ingat makanan ini untukmu, bukan untukku. Semoga kau menyukainya.


Semoga kita tetap bersama sampai waktu sendiri yang memisahkan kita.
Semoga kita tidak selalu salah paham untuk hal apapun.
Kita semakin dewasa untuk hal apasaja.
Aku menyayangimu, lelaki yang selalu ada untukku, kamu yang selalu ada dihati dan pikiraku.

Rabu, 06 Februari 2013

Dinamika Cinta

Selamat siang kamu yang tetap berusaha mempertahankan perasaanmu
Tidak mudah memang
Tapi dilakukan dengan tulusnya hati ini
Tiada yang percuma nantinya
Lihat, sekarang apa yang terjadi padaku?
Memang tiada yang mustahil didunia ini
Kerasnya hatimu dulu
Dan kini hatimu terbawa suasana cinta ini
Tak ada istilah yang dapat menggambarkannya
Aku hanya berjuang dan mengikuti alur hati ini
Ada saatnya hati ini terpacu
Ada saatnya hati ini meredup
Dinamika cinta
Realita kehidupan anak muda
Dan pada saatnya cinta itu menunjukkan jati dirinya
Selamat berjuang para pejuang cinta!